Apa Itu Gaji Instan? Ayo Pahami Tren Ini Lebih Dalam Lagi
Apa itu gaji instan? Ini adalah sistem penggajian yang memungkinkan karyawan untuk mengakses gaji mereka sebelum tanggal pembayaran resmi, memberikan kenyamanan dan fleksibilitas.
Bagi perusahaan, mengadopsi gaji instan bisa meningkatkan kepuasan karyawan dan meminimalkan stres terkait masalah keuangan.
Ingin tahu lebih banyak tentang apa itu gaji instan dan bagaimana sistem ini bisa menguntungkan perusahaan Anda? Mari kita pelajari lebih lanjut!
Apa Pengertian Dari Gaji Instan?
Gaji instan, atau yang lebih dikenal dengan istilah Earned Wage Access (EWA), adalah sistem di mana karyawan dapat mengakses gaji mereka sebelum periode gaji reguler, seperti mingguan atau bulanan.
Alih-alih menunggu sampai akhir bulan, karyawan dapat menarik sebagian gaji yang telah mereka peroleh selama bulan tersebut.
Misalnya, jika seorang karyawan bekerja pada minggu pertama bulan dan membutuhkan uang tunai segera, mereka bisa mengakses gaji yang sudah mereka hasilkan tanpa menunggu gaji bulanan tiba.
Sistem ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi karyawan, terutama untuk kebutuhan mendesak seperti biaya rumah sakit, tagihan yang mendesak, atau kebutuhan lainnya yang tidak bisa ditunda.
Menurut penelitian oleh PwC, sekitar 77% pekerja merasa lebih tenang dan produktif ketika mereka memiliki akses lebih cepat terhadap penghasilan mereka.
Sistem gaji instan ini pun banyak diterapkan di perusahaan-perusahaan startup hingga perusahaan besar yang mendukung kemajuan teknologi.
Bagaimana Gaji Instan Muncul?
Gaji instan pertama kali muncul di luar negeri, terutama di negara-negara seperti Amerika Serikat dan Inggris, di mana konsep Earned Wage Access (EWA) mulai dikenal pada awal 2000-an.
Pada saat itu, fintech dan aplikasi payroll mulai berinovasi dengan memberi akses gaji lebih cepat sebagai solusi dari sistem penggajian yang sudah ketinggalan zaman.
Dalam beberapa tahun terakhir, tren gaji instan mulai merambah ke Indonesia, terutama dengan munculnya berbagai startup yang mengembangkan platform untuk penggajian lebih fleksibel.
Gaji instan di Indonesia semakin populer berkat perkembangan teknologi payroll yang lebih mudah diakses oleh perusahaan, serta tingginya permintaan dari pekerja dengan pola kerja gig economy atau pekerja lepas yang menginginkan penghasilan yang lebih fleksibel.
Selain itu, pandemi COVID-19 yang mempengaruhi kestabilan keuangan banyak orang, mendorong perusahaan untuk mencari solusi baru yang lebih membantu kesejahteraan karyawan mereka. Salah satunya adalah memberikan kemudahan akses gaji melalui sistem ini.
Perbedaan Gaji Instan dan Gaji Konvensional
Sistem penggajian konvensional biasanya dilakukan setiap bulan, di mana karyawan menerima gaji mereka di akhir periode penggajian, terlepas dari berapa banyak yang telah mereka hasilkan selama periode tersebut.
Di sisi lain, gaji instan memberikan akses kepada karyawan untuk menarik gaji mereka berdasarkan jumlah yang sudah mereka peroleh selama bulan berjalan. Ini dia tabel perbandingan gaji instan dan gaji konvensional:
Aspek | Gaji Instan | Gaji Konvensional |
---|---|---|
Waktu Pembayaran | Dapat diakses kapan saja, sesuai kebutuhan. | Pembayaran dilakukan di akhir periode (bulanan). |
Fleksibilitas | Sangat fleksibel, tergantung pada kebutuhan karyawan. | Terikat pada periode tertentu (biasanya setiap bulan). |
Akses Karyawan | Akses ke sebagian gaji yang telah diperoleh. | Tidak ada akses sebelum waktu yang ditentukan. |
Dampak pada Stres | Mengurangi stres keuangan karena akses cepat. | Meningkatkan stres jika ada kebutuhan mendesak. |
Dampak pada Perusahaan | Meningkatkan kepuasan dan loyalitas karyawan. | Karyawan lebih terikat dengan sistem penggajian tetap. |
Manfaat Gaji Instan untuk Karyawan dan Perusahaan
Setelah memahami apa itu gaji instan dan bagaimana sistem ini muncul, penting untuk mengetahui manfaat yang dapat diperoleh baik oleh karyawan maupun perusahaan yang mengadopsinya.
Bagaimana sistem ini bisa menguntungkan kedua belah pihak? Ini dia beberapa manfaat untuk karyawan dan perusahaan:
1. Manfaat untuk Karyawan
-
Fleksibilitas Finansial: Salah satu manfaat utama dari gaji instan adalah memberikan karyawan fleksibilitas dalam mengatur keuangan mereka. Dengan gaji yang bisa diakses kapan saja, mereka dapat mengatasi kebutuhan mendesak tanpa harus menunggu sampai akhir bulan.
-
Pengurangan Stres Keuangan: Karyawan yang mengalami masalah keuangan bisa merasa lebih tenang karena mereka memiliki akses langsung ke pendapatan yang sudah mereka peroleh, yang bisa membantu meringankan beban finansial.
-
Peningkatan Kesejahteraan Karyawan: Dengan akses yang lebih cepat terhadap gaji, karyawan cenderung merasa lebih dihargai dan diperhatikan oleh perusahaan, yang pada gilirannya bisa meningkatkan kepuasan kerja mereka.
2. Manfaat untuk Perusahaan
-
Mengurangi Turnover Karyawan: Sistem gaji instan dapat meningkatkan loyalitas karyawan. Perusahaan yang memberikan kemudahan ini cenderung lebih menarik bagi pekerja, yang berpotensi mengurangi angka turnover.
-
Meningkatkan Produktivitas: Karyawan yang tidak merasa tertekan dengan masalah keuangan cenderung lebih fokus dan produktif di tempat kerja. Kesejahteraan finansial yang lebih baik berhubungan dengan tingkat stres yang lebih rendah, yang berdampak positif pada produktivitas.
-
Peningkatan Employer Branding: Perusahaan yang menawarkan sistem gaji instan dipandang lebih modern dan peduli terhadap kesejahteraan karyawan, yang meningkatkan reputasi perusahaan di mata calon karyawan dan publik.